Pantai Buyutan Pacitan, Pantai Pertama Kami di 2020

Pantai Buyutan Pacitan, Pantai Pertama Kami di 2020

Pantai Buyutan Pacitan – Pesta malam tahun baru 2020 baru saja usai. Mas Wahyu sekeluarga juga baru saja berangkat kembali ke BSD untuk melanjutkan aktivitasnya. Berhubung waktu libur tinggal menyisakan satu hari saja, rasanya cukup sayang untuk tidak dimanfaatkan.

Tidak lama setelah mas wahyu sekeluarga pamitan dari Jogja, mas Adhi datang ke rumah dan mengajak jalan-jalan.

“Dolan yok..” kata mas adhi sambil ngintip di depan pintu rumah kami.

“Neng di mas?” tanya kami.

“Pantai wae piye? Pacitan?” jawabnya lagi.

“Yo wis mangkat lah, selak udan.” ucap kami.

Berangkat dari Jogja

Tidak lama setelah ajakan Mas Adhi, kami pun bergegas untuk menyiapkan perlengkapan baju ganti, jajanan ringan untuk perjalanan hingga susu Keenan. Setelah semuanya siap akhirnya sekitar pukul 8 pagi kami meluncur dengan menggunakan 1 mobil menuju pacitan melalui jalur wonosari.

Jalanan pagi itu terlihat cukup lengang dan lancar, mungkin karena para pengguna jalan masih pada “bobok cantik” abis pesta malam tahun baru. Rejeki tahun baru ini namanya… haha.

Mikir Tujuan Pantai Pacitan

Menurut Google Maps, perjalanan kami menuju Pacitan lewat gunung kidul itu dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam.

Namun lagi-lagi, namanya keluarga “Koboi” yang kalau plesiran asal berangkat dulu, tujuan belakangan, kami baru mencari tujuan pantai pacitan mana yang akan dituju ketika berada di perjalanan.

Pantai Klayar Pacitan (img src: pacitanku.com)

Dari sekian banyak pantai yang ada di pacitan, kami memutuskan untuk memilih Pantai Klayar seperti lagu kesenengannya para Sobat Ambyar Didi Kempot. Kebetulan emang cuma pantai itu yang paling kami tahu.

Sampai Pacitan

Karena tujuan pantai sudah ditemukan, maka kami cukup mengikuti kemana Google Maps menuntun perjalanan kami. Dan tidak disangka, perjalanan kami kali ini cukup seru karena jalan yang ditunjukkan oleh Google Maps cukup menarik. Banyak sekali pak ogah jalanan yang harus kami temui dan lewati.

Setelah mendaki gunung, melewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera, (lewat jalan yang naik-turun, kiri-kanan jurang) akhirnya kami mulai masuk kabupaten pacitan hampir pukul 11 siang.

Pacitan
maskris id

Share this article

Recent posts

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here