Jalan – Jalan Ke Stonehenge The Lost World Heritage Kaliurang

Stonehenge The Lost World Heritage, salah satu bagian dari objek wisata baru yang ada di Daerah Kaliurang Yogyakarta.

KALIURANG

Jika ditanya tentang Kaliurang, aku rasa hampir semua orang Yogyakarta dan sekitarnya mengenal daerah yang namanya kaliurang.

Ya, Kaliurang merupakan  salah satu lokasi favorit para wisatawan yang tengah mengunjungi Yogyakarta. Lokasinya berada di sisi utara kota Yogyakarta dan tepat berada di kaki gunung Merapi.

Tapi jika ditanya tentang objek wisata apa saja yang menarik dikunjungi saat ini di wilayah kaliurang? Mungkin jawabannya akan beragam.

Jujur, aku yang saat ini tinggal di kawasan kaliurang saja sebenarnya tidak terlalu banyak mengetahui objek wisata apa saja yang menarik di kaki gunung merapi tersebut.

Kenapa?

Karena sekarang jamannya sudah berbeda dan berubah. Nama-nama objek wisata lama seperti Museum Ulen Sentalu, Gardu Pandang Kaliurang, Telogo PutriKali Kuning, Museum Gunung Merapi dan Taman Kaliurang sekarang mulai mendapatkan teman baru. Salah satunya adalah Stonehenge The Lost World Heritage.


SEJARAH SINGKAT


Objek Wisata Stonehenge yang ada di Kaliurang merupakan salah satu bagian dari objek wisata dengan tema “The Lost World“.

Stonehenge Kaliurang
Stonehenge The Lost heritage

Secara letak geografis, objek wisata “The Lost World” ini berada pada ketinggian 850-900 meter di atas permukaan laut dan memiliki jarak tempuh sekitar 20 km arah utara kota Yogyakarta.

Stonehenge/batu gantung yang ada di dusun petung desa kepuharjo kecamatan cangkringan sleman Yogyakarta ini dibuat mirip seperti Stonehenge yang ada di Inggris.

Kehadiran objek wisata ini berawal dari sebuah keprihatinan pasca erupsi merapi 2010, dimana dusun petung menjadi salah satu dusun yang terkena muntahan lava gunung merapi dan awan panas. Atas kejadian tersebut, rumah, harta benda, ternak yang ada di dusun petung rata dengan material lava dan berakibat pada hilangnya mata pencaharian dari sebagian besar warga dusun petung. Warga yang dulunya hidup bertani, kini harus beralih profesi menjadi tukang batu, penambang pasir, dll.

Ironi muncul ketika banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara datang mengunjungi dusun petung untuk melihat langsung dampak erupsi merapi 2010. Hasil sektor wisata yang disebabkan oleh kedatangan wisatawan ke dusun petung belum dapat dinikmati oleh warga sekitar.

Atas dasar keprihatinan tersebut akhirnya warga bersama beberapa pihak mendirikan objek wisata dengan tema “The Lost World” yang bertujuan untuk mensejahterakan dan mengembaikan perekonomian warga, khususnya warga petung dan sekitarnya.


KONDISI SAAT INI


Menurutku, saat ini (15/02/2017) objek wisata Stonehenge kaliurang masih belum sepenuhnya selesai.  Hal tersebut terlihat dengan masih banyaknya alat berat yang ada di lokasi objek wisata.

Selain itu, lahan dan penataan parkir terlihat belum terlalu rapih dan masih banyak kendaraan yang dapat masuk ke dalam area objek wisata. Walaupun demikian, pihak pengelola dan pengembang objek wisata ini cukup bergerak cepat untuk mengatasi hal ini.

Sistem tiketing telah ditetapkan untuk dapat menambah pemasukan warga dan juga mempercepat proses pengembangan objek wisata agar menjadi lebih baik.


TIKET MASUK & JAM KUNJUNG




VLOG


Karena mengabadikan momen itu perlu, maka aku juga membuat vlog di Stonehenge The Lost Heritage Kaliurang


GALERI


[GPV id=49197]


KESIMPULAN


Objek Wisata Stonehenge – The Lost World Heritage yang berada di dusun Petung Cangkringan Sleman ini cukup layak anda kunjungi. Karena objek wisata ini merupakan salah satu objek wisata yang cukup kekinian di Yogyakarta dan anda dapat sedikit bangga karena tidak perlu jauh-jauh terbang ke Inggris untuk bisa melihat Stonehenge.hehe..

Selain itu, di sekitar stonehenge juga terdapat beberapa objek wisata menarik, salah satunya  “The Lost World Castle”

2 thoughts on “Jalan – Jalan Ke Stonehenge The Lost World Heritage Kaliurang

  1. Kalo ini bisa menambah pendapatan masyarakt lokalnya, setuju aja sih ama tiruan stonehenge gini.. Kasian jg yaa, yg td nya petani jd hrs beralih profesi gitu.. Kapan2 kalo k jogja lg, aku jg pgn mampir ksana. Trakhir ke jogja , ini blm ada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.